Masih terbatasnya akses masyarakat di daerah terpencil terhadap fasilitas perpustakaan tetap berdampak pada rendahnya tingkat literasi, khususnya di kalangan pelajar. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lima Puluh Kota menyelenggarakan program perpustakaan keliling sebagai upaya memperluas akses informasi dan meningkatkan minat baca masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat efektivitas program perpustakaan keliling di Kabupaten Lima Puluh Kota. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 92 responden yang ditentukan menggunakan Rumus Slovin. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan Skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata efektivitas program sebesar 3,85 yang termasuk kategori efektif. Indikator kualitas koleksi memperoleh skor tertinggi (4,00), sedangkan indikator frekuensi dan ketepatan waktu kunjungan memperoleh skor terendah (3,62). Program perpustakaan keliling di Kabupaten Lima Puluh Kota terbukti efektif meningkatkan akses literasi masyarakat, meskipun masih memerlukan perbaikan pada aspek frekuensi kunjungan dan ketersediaan armada.
Copyrights © 2026