jurnal niara
Vol. 19 No. 1 (2026): Mei

Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Masyarakat pada KUA Sungai Tabukan Kabupaten Hulu Sungai Utara

Ramona Handayani (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Amuntai)
Mahdalina (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Amuntai)



Article Info

Publish Date
24 May 2026

Abstract

Fenomena masalah  tentang kualitas pelayanan yaitu: Pemeliharaan fasilitas pendukung seperti ruang tunggu yang kurang nyaman saat ramai,  keterbatasan perangkat komputer untuk input data SIMKAH (Sistem Informasi Manajemen Nikah), Jumlah tenaga penghulu yang terbatas, Masih ada celah kurangnya informasi mengenai persyaratan dokumen. Seringkali warga harus bolak-balik ke kantor karena ada dokumen dari desa yang belum lengkap atau salah format. Observasi lapangan mengindikasikan adanya kendala pada kedisiplinan petugas, seperti keterlambatan hadir dan kelambanan dalam memulai pekerjaan yang menghambat penyelesaian tugas. Selain itu, aspek perilaku pelaksana dinilai kurang ramah sehingga memicu ketidaknyamanan masyarakat saat berada di ruang pelayanan KUA. Pendekatan observasi yang diadopsi adalah kuantitatif deskriptif, dengan basis responden berjumlah 36 orang yang tercatat memakai layanan selama dua bulan ke belakang. Karena keterbatasan jumlah populasi, keseluruhan subjek dialihfungsikan sebagai sampel lewat skema total sampling. Kesahihan instrumen dipastikan setelah nilai r-hitung dari semua butir kuesioner terdeteksi secara konstan melampaui patokan r-tabel (0,396). Kepastian mengenai reliabilitas alat ukur turut divalidasi oleh tingginya besaran Cronbach's Alpha yang jauh di atas 0,6, yakni menyentuh 0,937 pada variabel Y serta 0,909 pada variabel X. Fakta tersebut memberikan garansi atas solidnya konsistensi internal perangkat riset ini. Pada fase uji prasyarat asumsi, angka Asymp. Sig. sebesar 0,20 (> 0,05) pada metode Kolmogorov-Smirnov membuktikan normalitas persebaran data. Kelayakan model untuk dianalisis lebih jauh kian diperkuat oleh lolosnya uji linieritas (skor Deviation from Linearity 0,225 > 0,05), yang menandakan pergerakan korelasi variabel terikat dan bebas sejalan secara linier. Gejala heteroskedastisitas juga sukses dihindari berdasarkan peninjauan Uji Glejser yang mencatatkan signifikansi 0,510 (> 0,05). Pada akhirnya, keunggulan t-hitung jika dikomparasikan dengan t-tabel berujung pada penetapan status Ha (hipotesis alternatif) yang resmi diterima. Dari perhitungan didapatkan nilai t tabel dengan  df = N-2=36-2=34, t tabel sebesar = 2,03224 dan t hit berdasarkan tabel coefficient 5,688. Maka 5,688 lebih besar dari 2,03224 sehingga hipotesis (Ha ) diterima Untuk koefisien determinan dimana keberpengaruhan variabel X terhadap varabel Y dapat dihasilkan bahwa  pengaruh variabel X (Kualitas Pelayanan) terhadap variabel Y (Kepuasan masyarakat) sebesar  4,88 atau 48,8% atau 49%. Persamaan regresi linier sederhana yaitu  Y= 4,923+ 1,188X

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

nia

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Education Social Sciences

Description

The scope includes but is not limited to topics, e.g. public policy, administrative reform, corporate governance, collaborative governance, dynamic public services, e-government, digital governance, e-commerce, local government studies, multi-level governance, financial institutions, behavioral ...