Data-driven School-Based Management (SBM) in Early Childhood Education (PAUD) is an important strategy for improving educational service quality through more targeted, participatory, and accountable decision-making. This study aims to analyze the implementation of data-driven SBM in PAUD and identify its supporting components for improving educational service quality. A mixed-methods approach was employed through a literature review and preliminary surveys in selected PAUD institutions. Data were obtained from accredited scientific articles, educational policy documents, and secondary data from the PAUD Education Profile in the Rapor Pendidikan platform. The data were analyzed using qualitative content analysis and descriptive analysis of secondary data. The results indicate that data-driven SBM supports planning and decision-making based on the actual conditions of educational institutions through the use of Rapor Pendidikan and Sulingjar. Its implementation also encourages the involvement of principals, teachers, parents, and the community in quality improvement processes. Data-driven SBM requires support from Education Management Information Systems (SIMP), strengthened data literacy among educators and educational staff, and the use of evaluation results as a basis for planning and follow-up actions. The practical implications highlight the need to strengthen PAUD institutions’ capacity to manage and utilize data continuously through RKT/RKAS planning based on evaluation results, data-literacy training, and regular internal monitoring. Thus, data-driven SBM has the potential to strengthen PAUD governance and sustainably improve educational service quality. ABSTRAK Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) berbasis data pada satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan strategi penting dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan melalui pengambilan keputusan yang lebih tepat sasaran, partisipatif, dan akuntabel. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan MBS berbasis data di PAUD serta mengidentifikasi komponen yang mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods melalui studi literatur dan survei pendahuluan pada beberapa satuan PAUD. Data diperoleh dari artikel ilmiah terakreditasi, dokumen kebijakan pendidikan, serta data sekunder Profil Pendidikan pada Rapor Pendidikan PAUD. Analisis dilakukan melalui analisis konten kualitatif dan analisis deskriptif terhadap data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MBS berbasis data mendukung perencanaan dan pengambilan keputusan berdasarkan kondisi aktual satuan pendidikan melalui pemanfaatan Rapor Pendidikan dan Sulingjar. Penerapannya juga mendorong keterlibatan kepala satuan pendidikan, guru, orang tua, dan masyarakat dalam proses peningkatan mutu. Implementasi MBS berbasis data memerlukan dukungan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMP), peningkatan literasi data pendidik dan tenaga kependidikan, serta pemanfaatan hasil evaluasi sebagai dasar penyusunan perencanaan dan tindak lanjut. Implikasi penelitian menunjukkan perlunya penguatan kapasitas satuan PAUD dalam mengelola dan menggunakan data secara berkelanjutan melalui penyusunan RKT/RKAS berbasis hasil evaluasi, pelatihan literasi data, dan monitoring internal secara berkala. Dengan demikian, MBS berbasis data berpotensi memperkuat tata kelola PAUD dan meningkatkan mutu layanan pendidikan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026