Luluk Elyana
Prodi PJJ PVTM, Universitas Ivet Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS) DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN DI TAMAN KANAK-KANAK Ririn Riantiningrum; Luluk Elyana; Dyah Kusbiantari
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i4.14485

Abstract

School-Based Management (SBM) provides educational institutions with autonomy to manage resources according to local needs and characteristics to improve educational quality. This study aims to analyze the implementation of SBM at the kindergarten level, particularly in curriculum management, facilities and infrastructure, leadership, and parental participation. A descriptive qualitative approach with a case study design was employed. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation. The study involved eight purposively selected informants, consisting of one principal, four kindergarten teachers, and three school committee/parent representatives at an early childhood education institution. Data were analyzed interactively through data reduction, data display, and conclusion drawing and verification, while data credibility was established through source and technique triangulation. The findings indicate that SBM implementation is supported by transformational school leadership and transparent budget management through the School Activity and Budget Plan (RKAS). However, implementation remains constrained by resistance to curriculum changes and limited pedagogical competence among some senior teachers. The findings suggest that strengthening human resource capacity, maintaining transparency in school management, and actively involving school committees and parents are important for sustaining improvements in learning quality. Thus, the successful implementation of SBM at the kindergarten level depends not only on school autonomy in resource management but also on leadership capacity, teacher competence, and collaboration between schools and stakeholders. ABSTRAK Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) memberikan otonomi kepada satuan pendidikan untuk mengelola sumber daya sesuai kebutuhan dan karakteristik lokal guna meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi MBS pada jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), khususnya dalam aspek manajemen kurikulum, sarana dan prasarana, kepemimpinan, serta partisipasi orang tua. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan berjumlah 8 orang yang dipilih secara purposive, terdiri atas 1 kepala sekolah, 4 guru TK, dan 3 perwakilan komite sekolah/orang tua pada satuan PAUD. Data dianalisis secara interaktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan, dengan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi MBS didukung oleh kepemimpinan kepala sekolah yang transformasional dan pengelolaan anggaran yang transparan melalui Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS). Namun, implementasi MBS masih menghadapi kendala berupa resistensi terhadap perubahan kurikulum dan keterbatasan kompetensi pedagogik pada sebagian guru senior. Temuan menunjukkan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia, transparansi pengelolaan sekolah, serta keterlibatan aktif komite sekolah dan orang tua menjadi faktor penting dalam mendukung peningkatan mutu pembelajaran secara berkelanjutan. Dengan demikian, keberhasilan implementasi MBS pada jenjang TK tidak hanya ditentukan oleh otonomi pengelolaan sekolah, tetapi juga oleh kapasitas kepemimpinan, kompetensi pendidik, dan kolaborasi antara sekolah dengan pemangku kepentingan.
MODEL MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH BERBASIS DATA DALAM MENINGKATKAN MUTU LAYANAN PENDIDIKAN DI PAUD Winahyu Artanti; Winahyu Dwi Artanti; Luluk Elyana; Dyah Kusbiantari
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i4.14587

Abstract

Data-driven School-Based Management (SBM) in Early Childhood Education (PAUD) is an important strategy for improving educational service quality through more targeted, participatory, and accountable decision-making. This study aims to analyze the implementation of data-driven SBM in PAUD and identify its supporting components for improving educational service quality. A mixed-methods approach was employed through a literature review and preliminary surveys in selected PAUD institutions. Data were obtained from accredited scientific articles, educational policy documents, and secondary data from the PAUD Education Profile in the Rapor Pendidikan platform. The data were analyzed using qualitative content analysis and descriptive analysis of secondary data. The results indicate that data-driven SBM supports planning and decision-making based on the actual conditions of educational institutions through the use of Rapor Pendidikan and Sulingjar. Its implementation also encourages the involvement of principals, teachers, parents, and the community in quality improvement processes. Data-driven SBM requires support from Education Management Information Systems (SIMP), strengthened data literacy among educators and educational staff, and the use of evaluation results as a basis for planning and follow-up actions. The practical implications highlight the need to strengthen PAUD institutions’ capacity to manage and utilize data continuously through RKT/RKAS planning based on evaluation results, data-literacy training, and regular internal monitoring. Thus, data-driven SBM has the potential to strengthen PAUD governance and sustainably improve educational service quality. ABSTRAK Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) berbasis data pada satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan strategi penting dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan melalui pengambilan keputusan yang lebih tepat sasaran, partisipatif, dan akuntabel. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan MBS berbasis data di PAUD serta mengidentifikasi komponen yang mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods melalui studi literatur dan survei pendahuluan pada beberapa satuan PAUD. Data diperoleh dari artikel ilmiah terakreditasi, dokumen kebijakan pendidikan, serta data sekunder Profil Pendidikan pada Rapor Pendidikan PAUD. Analisis dilakukan melalui analisis konten kualitatif dan analisis deskriptif terhadap data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MBS berbasis data mendukung perencanaan dan pengambilan keputusan berdasarkan kondisi aktual satuan pendidikan melalui pemanfaatan Rapor Pendidikan dan Sulingjar. Penerapannya juga mendorong keterlibatan kepala satuan pendidikan, guru, orang tua, dan masyarakat dalam proses peningkatan mutu. Implementasi MBS berbasis data memerlukan dukungan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMP), peningkatan literasi data pendidik dan tenaga kependidikan, serta pemanfaatan hasil evaluasi sebagai dasar penyusunan perencanaan dan tindak lanjut. Implikasi penelitian menunjukkan perlunya penguatan kapasitas satuan PAUD dalam mengelola dan menggunakan data secara berkelanjutan melalui penyusunan RKT/RKAS berbasis hasil evaluasi, pelatihan literasi data, dan monitoring internal secara berkala. Dengan demikian, MBS berbasis data berpotensi memperkuat tata kelola PAUD dan meningkatkan mutu layanan pendidikan secara berkelanjutan.