Jalan batas kota Payakumbuh - Setangkai merupakan jalan provinsi yang menghubungkan Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota dengan Kabupaten Tanah Datar serta wilayah lainnya di Sumatera Barat. Namun, ruas jalan ini mengalami berbagai jenis kerusakan jalan yang mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna, serta menghambat lalu lintas dan distribusi barang. Oleh sebab itu, diperlukannya analisis tingkat kerusakan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan jalan, menganalisis kondisi jalan serta menentukan alternatif penangan yang sesuai berdasarkan kondisi jalan. Metode yang digunakan untuk mengetahui kondisi kerusakan perkerasan jalan adalah metode Pavement Condition Index (PCI) dan metode Bina Marga. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan langsung, mendokumentasikan jenis dan dimensi kerusakan pada ruas perkerasan lentur sepanjang 2 km (STA 6+000 – 8+000). Hasil penelitian didapati jenis kerusakan jalan yaitu kerusakan retak buaya, tambalan, benjol dan turun, pelepasan butiran dan lubang. Hasil nilai rata-rata PCI ialah 48,05 sedang (fair). Metode Bina Marga merekomendasikan pemeliharaan rutin dengan prioritas 9,25. Meskipun Bina Marga memberikan rekomendasi umum, PCI menawarkan wawasan yang lebih rinci dan spesifik per segmen, memungkinkan strategi perbaikan yang lebih tepat sasaran
Copyrights © 2026