Asma merupakan penyakit kronis saluran pernapasan dengan prevalensi yang masih tinggi di Indonesia, terutama pada kelompok usia produktif dan lanjut usia, serta sering diperberat oleh rendahnya kemampuan manajemen diri dan kesalahan teknik penggunaan inhaler. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat Perumahan Pepelegi Indah, Waru, Sidoarjo mengenai penyakit asma, faktor pencetus, serta teknik penggunaan inhaler yang benar. Pemilihan lokasi didasarkan pada tingginya populasi lansia serta kedekatan wilayah dengan aktivitas industri yang berisiko meningkatkan paparan polusi udara. Metode yang digunakan meliputi survei awal melalui kuesioner daring dan wawancara dengan Ketua RW, penyampaian edukasi kesehatan secara tatap muka, demonstrasi penggunaan inhaler, serta evaluasi pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada peserta senam pagi yang mayoritas berusia lanjut. Hasil evaluasi terhadap 25 peserta menunjukkan peningkatan nilai pada 13 peserta (52%), nilai tetap pada 12 peserta (48%), dan tidak ditemukan penurunan nilai, dengan rata-rata nilai meningkat dari 74,48 menjadi 84,00. Kegiatan ini efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam mengenali gejala, menghindari pemicu, serta menggunakan inhaler secara tepat, ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata nilai pengetahuan peserta setelah edukasi.
Copyrights © 2026