Wasathiyyah: Jurnal Pemikiran Fikih dan Ushul Fikih
Vol 8 No 2 (2026): Wasathiyyah: Jurnal Pemikiran Fikih dan Ushul Fikih

Reinterpretasi Makna Firash dalam Hadits Al-Walad li Al-Firash dan Implikasinya Terhadap Nasab Anak Hasil Kriopreservasi Embrio Pasca Cerai

Nurul Fitria (Unknown)
Muhammad Ilham Nurul Huda (Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang)
Abd. Wasik (University Pendidikan Sultan Idris Malaysia)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2026

Abstract

Kejelasan nasab merupakan hak fundamental anak dalam hukum Islam (ḥifẓ al-nasab). Secara tradisional, pemahaman atas hadis “al-walad li al-firāsh” menafsirkan firāsh sebatas legalitas ikatan pernikahan pada saat anak dilahirkan. Perkembangan teknologi reproduksi—khususnya kriopreservasi embrio yang diimplantasikan pascaperceraian—menimbulkan ambiguitas hukum terkait status nasab anak karena terputusnya ikatan pernikahan sebelum kelahiran terjadi. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi makna firāsh melalui pendekatan ta’wīl guna merespons persoalan tersebut. Penelitian kepustakaan (library research) ini mengkaji literatur kitab turāth dengan kerangka analisis maqāṣid al-sharī‘ah dan qiyās. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ‘illat penetapan firāsh terletak pada adanya akad nikah yang sah, dimungkinkannya kehamilan secara adat, serta masa pernikahan minimal enam bulan. Pembuahan (ḥaml) diakui sebagai indikator substansial dalam mewujudkan perlindungan nasab. Penelitian ini merekomendasikan reinterpretasi firāsh sebagai legalitas hubungan pernikahan pada saat pembuahan/pembentukan embrio, bukan sekadar saat kelahiran. Berdasarkan reorientasi ini, anak hasil implantasi embrio kriopreservasi pascacerai tetap berhak dinasabkan kepada ayah biologisnya, dengan syarat embrio dibuat pada masa pernikahan yang sah dan ibu belum menikah kembali, atau jika sudah menikah lagi, terdapat kepastian medis/adat bahwa anak tersebut bukan keturunan dari suami barunya.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Wasathiyyah

Publisher

Subject

Religion Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Jurnal Wasathiyyah; Pemikiran Fikih dan Usul Fikih adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari dan Agustus oleh Lembaga Kader Ahli Fikih Ma`had Aly Salafiyah Syafi`iyah Sukorejo Situbondo. Fokus kajian jurnal ini bisa berupa penelitian atau kajian konseptual ...