Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan usaha dan strategi penjualan dalam meningkatkan pendapatan pada Toko Bunga Arvando di Simpang Simalingkar, Medan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan pemilik usaha sebagai informan utama serta karyawan sebagai informan pendukung. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan usaha pada Toko Bunga Arvando telah menerapkan fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, meskipun pelaksanaannya masih bersifat sederhana dan informal. Strategi penjualan dilakukan melalui promosi digital menggunakan TikTok, Instagram, Facebook, dan WhatsApp, pemberian diskon, serta pelayanan yang ramah dan konsultatif. Berdasarkan informasi pendapatan yang diperoleh melalui wawancara dan catatan usaha yang tersedia, pendapatan rata-rata harian dilaporkan meningkat dari sekitar Rp1.000.000 menjadi Rp3.000.000–Rp4.000.000 setelah penerapan strategi digital. Perubahan tersebut berlangsung bersamaan dengan perluasan jangkauan pemasaran dan peningkatan jumlah pelanggan. Namun, sebagai penelitian deskriptif kualitatif, temuan ini tidak dimaksudkan untuk membuktikan hubungan kausal secara statistik. Dalam konteks Toko Bunga Arvando, temuan menunjukkan bahwa pengelolaan usaha dan strategi penjualan yang diterapkan secara terpadu dapat mendukung peningkatan kinerja dan pendapatan usaha.
Copyrights © 2026