Beragam model, pendekatan, dan strategi pembelajaran yang diterapkan oleh pendidik diterima dengan baik oleh peserta didik. Namun, dalam menilai kemampuan peserta didik, pendidik masih menggunakan tes biasa, belum pernah menggunakan tes berpikir kritis. Pendidik merasakan perlunya pengembangan instrumen tes yang diharapkan dapat lebih efektif dalam mengukur kemampuan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas perbutir soal ditinjau dari kevalidan, tingkat kesukaran dan daya pembeda soal. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Impelementation, dan Evaluation). Hasil penelitian disimpulkan Hasil validasi isi oleh ahli menunjukkan skor content validity sempurna sebesar 1 (kategori valid), sementara uji coba empiris terhadap 10 butir soal uraian menghasilkan 9 soal valid dan layak dipakai (nomor 1, 2, 4, 5, 6, 7, 8, 9, dan 10) karena memiliki tingkat kesukaran yang seimbang (sedang hingga mudah) serta daya pembeda yang memadai (cukup hingga baik). Adapun 1 butir soal dinyatakan tidak valid (nomor 3) akibat nilai korelasi dan daya pembeda yang buruk, sehingga memerlukan revisi total atau penggantian sebelum dapat dimanfaatkan secara optimal.
Copyrights © 2026