Pada tahun 2020, Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap sektor kesehatan di Indonesia, termasuk dalam hal jumlah dan sebaran tenaga kesehatan. Memasuki fase pemulihan pada tahun 2022, terjadi berbagai perubahan dalam sistem ketenagakerjaan tenaga kesehatan yang dapat mempengaruhi jumlah tenaga kesehatan di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan jumlah tenaga kesehatan di Jawa Timur antara tahun 2022 dan 2023 dengan menggunakan metode Multivariate Analysis of Variance (MANOVA). Pada penelitian ini, normalitas multivariat diuji dengan menggunakan metode Mardia, sedangkan homogenitas matriks kovarians dianalisis melalui uji Box's M. Hasil pengujian menunjukkan bahwa data memenuhi asumsi-asumsi tersebut, sehingga MANOVA dapat digunakan dengan benar untuk menemukan variabel yang mempengaruhi perbedaan dalam jumlah tenaga kesehatan di Jawa Timur. Hasil ini diharapkan dapat membantu para pembuat kebijakan membuat rencana distribusi tenaga kesehatan yang lebih efektif.
Copyrights © 2026