Pinkflash merupakan merek kosmetik China yang mencatat penjualan tinggi di Shopee meskipun beberapa produknya ditarik oleh BPOM karena mengandung bahan berbahaya. Fenomena tersebut menjadi dasar penelitian untuk menganalisis pengaruh brand image dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian kosmetik Pinkflash di Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei melalui penyebaran kuesioner kepada 96 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan rumus Lemeshow. Data dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung sebesar 4,025 > t tabel 1,986, nilai signifikansi 0,000 < 0,05, serta kontribusi sebesar 31%. Kualitas produk juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung sebesar 4,035 > t tabel 1,986, nilai signifikansi 0,000 < 0,05, serta kontribusi sebesar 31%. Secara simultan, brand image dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien determinasi berganda (R²) sebesar 0,620 atau 62%, sedangkan 38% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Perusahaan Pinkflash disarankan untuk memperkuat persepsi kualitas dan keamanan produk melalui penyampaian informasi hasil uji kualitas, sertifikasi BPOM, dan label halal secara lebih jelas, serta mendorong pembelian ulang melalui program loyalitas bagi konsumen.
Copyrights © 2026