Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa TUK, Kabupaten Cirebon, masih menghadapi kendala daya saing produk akibat penggunaan kemasan konvensional yang kurang menarik dan belum memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan pelaku UMKM dalam menerapkan green packaging. Metode kegiatan meliputi lima tahap, yaitu observasi dan analisis kebutuhan, edukasi green packaging, pendampingan desain kemasan, implementasi pada produk, serta monitoring dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM mengenai green packaging dan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R), serta tersusunnya desain dan prototipe kemasan yang dilengkapi eco-label dan identitas merek. Implementasi kemasan baru turut meningkatkan tampilan, nilai tambah, dan citra produk. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan pendampingan partisipatif dapat meningkatkan kapasitas UMKM dalam mengadopsi kemasan ramah lingkungan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan usaha.
Copyrights © 2026