SANDALWOOD JOURNAL OF AGRIBUSINESS AND AGROTECHNOLOGY (SJAA)
Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Mei 2026 (SJAA)

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Harga Cabai Rawit di Pasar Inpres Matawai Kota Waingapu Sumba Timur

Susanti Tamar Pangambang (Universitas Kristen Wirawacana Sumba)
Junaedin Wadu (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 May 2026

Abstract

Fluktuasi harga cabai rawit di pasar tradisional wilayah kepulauan sering kali di pengaruhi oleh keterkaitan harga antar-komoditas serta harga dinamika permintaan pasar lokal.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permintaan konsumen,harga cabai merah keriting,harga cabai besar,harga tomat,dan harga bawang merah terhadap pembentukan harga cabai rawit di Pasar Inpres Matawai Kota Waingapu Kabupaten Sumba Timur.Penelitian kuantitatif deskriptif ini dilaksanakan dari bulan Januari hingga Maret 2025 dengan melibatkan 68 pedagang cabai rawit yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.Analisis data dilakukan dengan model regresi linear berganda .Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap harga cabai rawit.Secara parsial permintaan konsumen dan harga cabai besar berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga cabai rawit,sedangkan harga bawang merah berpengaruh negatif dan signifikan.Sebaliknya,harga cabai merah keriting dan harga tomat tidak memiliki pengaruh yang signifikan.Penelitian ini menyimpulkan bahwa permintaan konsumen,komoditas substitusi (cabai besar),dan komoditas komplementer (bawang merah) merupakan faktor kunci pembentuk harga cabai rawit.Diharapkan pemerintah daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dapat memperkuat rantai pasok lokal dan pasokan pasca-panen untuk menstabilkan harga di tingkat pasar eceran.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JTS

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Sandalwood Journal Of Agribusiness And Agrotechnology (SJAA) menitikberatkan perhatian pada pengembangan keilmuan di bidang pertanian dalam arti luas yang mencakup budidaya tanaman, tanah dan lahan pertanian, hama dan penyakit tumbuhan, teknologi pascapanen, agribisnis, sosial ekonomi pertanian, dan ...