Susanti Tamar Pangambang
Universitas Kristen Wirawacana Sumba

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Harga Cabai Rawit di Pasar Inpres Matawai Kota Waingapu Sumba Timur Susanti Tamar Pangambang; Junaedin Wadu
Sandalwood Journal Of Agribusiness And Agrotechnology Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Mei 2026 (SJAA)
Publisher : Prodi Agroteknologi dan Agribisnis - Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/gf9ymm69

Abstract

Fluktuasi harga cabai rawit di pasar tradisional wilayah kepulauan sering kali di pengaruhi oleh keterkaitan harga antar-komoditas serta harga dinamika permintaan pasar lokal.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permintaan konsumen,harga cabai merah keriting,harga cabai besar,harga tomat,dan harga bawang merah terhadap pembentukan harga cabai rawit di Pasar Inpres Matawai Kota Waingapu Kabupaten Sumba Timur.Penelitian kuantitatif deskriptif ini dilaksanakan dari bulan Januari hingga Maret 2025 dengan melibatkan 68 pedagang cabai rawit yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.Analisis data dilakukan dengan model regresi linear berganda .Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap harga cabai rawit.Secara parsial permintaan konsumen dan harga cabai besar berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga cabai rawit,sedangkan harga bawang merah berpengaruh negatif dan signifikan.Sebaliknya,harga cabai merah keriting dan harga tomat tidak memiliki pengaruh yang signifikan.Penelitian ini menyimpulkan bahwa permintaan konsumen,komoditas substitusi (cabai besar),dan komoditas komplementer (bawang merah) merupakan faktor kunci pembentuk harga cabai rawit.Diharapkan pemerintah daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dapat memperkuat rantai pasok lokal dan pasokan pasca-panen untuk menstabilkan harga di tingkat pasar eceran.