Berita Biologi
Vol 25 No 2 (2026): Berita Biologi

PENGEMBANGAN KOMBUCANG (KOMBUCHA KAYU SECANG) SEBAGAI MINUMAN HERBAL FUNGSIONAL: AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN ANTIHIPERURISEMIA

Ahmad Sazali (Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi)
Ashif Irvan Yusuf (Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi)
Hasna Ul Maritsa (Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi)
Fitra Wahyuni (Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi)
Josephine Sevila Gea (Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2026

Abstract

Kombucha merupakan minuman hasil fermentasi yang dikenal memiliki berbagai aktivitas biologis, termasuk sebagai antioksidan dan penurun kadar asam urat. Kayu secang (Caesalpinia sappan L.) mengandung senyawa aktif seperti brazilin dan flavonoid yang berpotensi sebagai agen antihiperurisemia alami. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa dosis kombucha 0,78 mL/20 g BB merupakan dosis yang paling efektif karena mampu memberikan efek hipoglikemik yang signifikan setelah induksi aloksan, sehingga menjadi dasar penentuan rentang dosis pada penelitian ini. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi aktivitas antihiperurisemia Kombucang (Kombucha Kayu Secang) pada mencit (Mus musculus L.) yang diinduksi kalium oksonat dan menilai aktivitas antioksidan Kombucang secara in vitro dengan metode DPPH. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan enam perlakuan, yaitu kontrol normal (K), kontrol positif (KP); allopurinol 0,25 mg/kg bb, kontrol negatif (KN); Kalium Oksonat 300mg/kg bb, dan tiga dosis Kombucang: 0,26 ml/20 g BB (P1), 0,52 ml/20 g BB (P2), dan 0,78 ml/20 g BB (P3), masing-masing dengan lima ulangan. Perlakuan dilakukan selama 14 hari. Parameter utama yang diamati meliputi kadar asam urat darah mencit, aktivitas antioksidan, serta uji organoleptik terhadap sediaan Kombucang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Kombucang mampu menurunkan kadar asam urat secara signifikan pada mencit terinduksi, dengan dosis tertinggi (0,78 mL/20 g BB) menghasilkan penurunan terbesar terutama pada hari ke-14, dan efektivitasnya mendekati kontrol positif (allopurinol). Secara keseluruhan, Kombucang berpotensi sebagai minuman herbal fungsional dengan aktivitas antihiperurisemia dan antioksidan yang baik dan mampu menurunkan kadar asam urat secara bertahap dan konsisten.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

berita_biologi

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

Berita Biologi is the journal features articles showcasing advancements in biological research and related sciences in Indonesia. Berita Biologi comprises original scientific papers presenting research findings, short communications, and reviews that are unpublished or not under consideration ...