Pengintegrasian pendidikan lingkungan hidup berbasis seni terapan merupakan pendekatan strategis dalam menumbuhkan kesadaran ekologis dan keterampilan psikomotorik anak usia sekolah dasar. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema "Dari Alam untuk Edukasi dengan Empati" dilaksanakan di SDN Kuningan Blitar pada tanggal 1 Agustus 2026. Program ini bertujuan untuk mengenalkan teknik ecoprint pounding pada media totebag berbahan kain blacu yang telah melalui proses pengolahan awal (mordanting) oleh Tim PkM EDURA. Subjek kegiatan terdiri dari 8 siswa (terdiri dari kelas 1 hingga kelas 4) yang dipilih secara convenience sampling. Evaluasi ketercapaian kegiatan dilakukan melalui instrumen angket respon sikap dan persepsi pembelajaran menggunakan skala Guttman (10 butir pernyataan dikotomis) serta analisis deskriptif terhadap kesan tertulis siswa. Hasil pengukuran kuantitatif menunjukkan tingkat respon positif sebesar 93,75% secara keseluruhan. Dimensi keterampilan proses dan tangan (Kategori B) serta kebanggaan hasil karya (Q10) mencapai persentase respon positif 100%. Dimensi minat dan antusiasme (Kategori A) serta kesadaran lingkungan (Kategori C) masing-masing memperoleh 91,67%, sedangkan dimensi kerjasama sosial (Kategori D) memperoleh 93,75%. Temuan deskriptif mengindikasikan potensi stimulasi empati terhadap flora lokal melalui aktivitas fisik pemukulan daun dan bunga. Ditemukan pula dinamika di mana perbedaan tingkat kelas berpotensi memengaruhi persepsi kemandirian replikasi di rumah dan kecenderungan penggunaan alat kerja. Secara keseluruhan, praktik ecoprint sederhana ini memperoleh respon positif yang sangat tinggi dari peserta sebagai aktivitas edukasi ekologis interaktif di tingkat sekolah dasar, meskipun temuan bersifat deskriptif terbatas pada kelompok peserta kegiatan.
Copyrights © 2026