Kecepatan membaca sesuai standar perlu dimiliki oleh setiap peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap kecepatan membaca mahasiswa sebelum dan sesudah diberi teknik membaca chunking. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen metode one group pretest-posttest design (satu kelompok pretes-postes) sebagai subjek, sampel ditentukan dengan total sampling. Sumber data adalah mahasiswa semester II tahun akademik 2025/2026 program studi Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nias sebanyak 40 orang, dilaksanakan pada Juni 2026. Instrumen pengumpul data adalah tes kecepatan membaca mahasiswa khusus dengan menghitung kecepatan membaca melalui jumlah kata yang dibaca per menit. Paradigma penelitian ini adalah O1 X O2. O1 adalah tes awal (pretest) diberikan untuk menilai kecepatan membaca mahasiswa sebelum diberi perlakuan. X adalah perlakuan yaitu teknik membaca chunking, dan O2 adalah tes akhir (posttest) diberikan untuk menilai kecepatan membaca mahasiswa sesudah diberi perlakuan. Data dianalisis dengan statistik paired sample t test untuk sampel berpasangan yaitu perbedaan rata-rata dua sampel sesuai dengan hipotesis yang telah diajukan dan juga dilakukan analisis deskriptif yaitu membandingkan kecepatan membaca setiap orang mahasiswa dengan analisis persentase. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa teknik chunking yang diberikan sangat efektif dalam meningkatkan kecepatan membaca mahasiswa dari yang berada di bawah standar KPM menjadi memenuhi standar.
Copyrights © 2026