Kemampuan para siswa bekerja sama dalam proses belajar mengajar Bahasa Indonesia masih kurang baik dan memerlukan peningkatan lebih lanjut. Berdasarkan pengamatan awal di kelas VII B SMPN 1 Jati Agung, terlihat bahwa siswa kurang aktif dalam berdiskusi kelompok, komunikasi antar siswa masih tergolong kurang efektif, serta masih rendahnya tanggung jawab dalam penyelesaian tugas kelompok. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa melalui penerapan model pembelajaran inkuiri. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berdasarkan desain Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Melibatkan 28 siswa kelas VII B di SMPN 1 Jati Agung sebagai subjek penelitian, pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi dan penyebaran angket. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan model inkuiri mampu mendorong peningkatan kerja sama siswa. Hal ini terlihat dari lonjakan persentase siswa pada kriteria baik dan sangat baik, yakni dari 35,71% di siklus I menjadi 75% di siklus II. Kesimpulannya, model pembelajaran inkuiri terbukti efektif dalam membangun dan meningkatkan kemampuan kerja sama antar siswa selama proses belajar Bahasa Indonesia.
Copyrights © 2026