LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Vol 11, No 3 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra

Dinamika semiotika Seassure-Pierce: Studi Kasus Pesan WhatsApp Mahasiswa S1

Aida - Fadilah (Semarang State University)
Yumna Alya Andhini (Universitas Negeri Semarang)
Tsania Putri Nugraha (Universitas Negeri Semarang)



Article Info

Publish Date
15 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus yang mengkaji relevansi teori linguistik struktural Ferdinand de Saussure dan teori semiotika triadik Charles Sanders Peirce dalam analisis komunikasi verbal di aplikasi WhatsApp. Sebagai platform pesan instan yang paling banyak digunakan di Indonesia, WhatsApp menjadi konteks kasus yang terbatas namun produktif untuk mengamati proses pembentukan makna dalam interaksi digital. Dengan rancangan studi kasus kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data primer berupa sampel pesan WhatsApp yang diperoleh atas persetujuan informan anonim, dilengkapi wawancara semiterstruktur singkat untuk menggali maksud produksi dan interpretasi pesan. Unit kasus terdiri dari dua sampel pesan yang terpilih secara purposif karena secara jelas memanifestasikan signifiant (penanda), signifié (petanda), dan elemen triadik Peirce (representamen, objek, dan interpretant). Analisis dilakukan melalui pemberian kode terbuka, pengelompokan tematik, dan triangulasi antara pesan, data wawancara, dan literatur relevan. Penelitian ini menemukan bahwa kerangka signifiant-signifié Saussure masih dapat diterapkan dalam komunikasi digital, di mana penanda tidak lagi terbatas pada teks tertulis, melainkan mencakup emoji, singkatan, dan simbol visual. Hubungan penanda-petanda bersifat arbitrer dan kontekstual, dibentuk oleh relasi sosial dan faktor situasional antarpenutur. Model triadik Peirce memperkaya analisis dengan menjelaskan bagaimana makna terbentuk melalui proses interpretasi, termasuk peran elemen antarmuka seperti tanda centang biru dan stempel waktu sebagai tanda yang fungsional. Analisis terhadap dua sampel pesan menunjukkan bahwa kedua kerangka teori tersebut saling melengkapi dalam menangkap kompleksitas pembentukan makna dalam komunikasi digital. Penelitian ini menegaskan bahwa teori semiotika klasik tetap memiliki nilai analitis yang kuat untuk memahami praktik kebahasaan kontemporer di lingkungan digital.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Linguistik

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra berisi artikel-artikel ilmiah tentang bahasa, sastra, linguistik, dan hubungannya dengan pengajaran, baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Artikel yang dimuat berupa kajian dan aplikasi teori, hasil penelitian, dan pembahasan ...