Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pola asuh demokratis dalam memprediksi kecerdasan emosional pada remaja madya. Remaja madya merupakan individu yang berada pada rentang usia 13–17 tahun dan sedang mengalami berbagai perubahan dalam perkembangan, termasuk dalam aspek emosional dan pencarian identitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Responden dalam penelitian ini berjumlah 85 remaja madya berusia 13–17 tahun. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala kecerdasan emosional dan skala pola asuh demokratis. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana untuk mengetahui peran pola asuh demokratis dalam memprediksi kecerdasan emosional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis berperan secara signifikan dalam memprediksi kecerdasan emosional pada remaja madya, dengan nilai signifikansi sebesar 0,004 (p < 0,05) dan koefisien regresi sebesar 0,780. Nilai R Square sebesar 0,096 menunjukkan bahwa pola asuh demokratis memberikan kontribusi sebesar 9,6% terhadap kecerdasan emosional, sedangkan 90,4% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, hipotesis penelitian yang menyatakan bahwa pola asuh demokratis berperan dalam memprediksi kecerdasan emosional pada remaja madya diterima.
Copyrights © 2026