Danau Tempe merupakan ekosistem perairan penting di Kabupaten Wajo yang rentan terhadap pencemaran logam berat timbal (Pb) akibat aktivitas domestik, pertanian, dan perikanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kadar Pb pada air, udang, dan kangkung air, serta mengevaluasi kualitas air melalui parameter COD dan BOD. Sampel diambil dari tiga stasiun, dengan analisis Pb menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom (SSA), sedangkan COD dan BOD sesuai PP No. 22 Tahun 2021. Hasil menunjukkan kadar Pb pada air masih aman (0,0026–<0,0001 mg/L), namun pada kangkung air (0,3877 µg/g) dan udang (0,3768 µg/g) mendekati batas konsumsi BPOM No. 5/2018. Nilai COD 14,42–26,27 mg/L dan BOD 5,85–10,95 mg/L masih memenuhi baku mutu, dengan rasio BOD/COD 0,4 yang menandakan pencemar mudah terurai biologis. Secara keseluruhan, kualitas air Danau Tempe masih tergolong aman, tetapi akumulasi Pb pada biota menunjukkan indikasi masuknya logam berat ke rantai makanan akuatik. Temuan ini menegaskan perlunya pengendalian sumber pencemar dan monitoring berkala sebagai dasar konservasi ekosistem Danau Tempe.
Copyrights © 2026