Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya pemanfaatan limbah pertanian, khususnya batang singkong dan kotoran kambing, yang berpotensi besar sebagai bahan organik untuk memperbaiki kesuburan lahan singkong di tingkat petani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam memanfaatkan limbah organik lokal sebagai bahan baku kompos, serta menyediakan sarana pendukung berupa mesin chopper multiguna sebagai alat pencacah limbah dan penghancur kotoran kambing. Pelatihan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan metode penyuluhan, demonstrasi alat, serta praktik langsung pembuatan kompos. Proses pengomposan dilakukan menggunakan bahan cacahan batang singkong dan kotoran kambing yang dicampur dengan larutan starter berbahan molases, stardec, sedikit urea, dan air bersih. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petani memperoleh peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah organik menjadi kompos. Berdasarkan hasil evaluasi, lebih dari 90% peserta memahami cara kerja mesin chopper dan tahapan pengomposan dengan baik, serta 93,3% peserta menyatakan minat dan keyakinan tinggi untuk membuat kompos secara mandiri. Ketersediaan alat bantu juga menjadi faktor penting dalam mempercepat proses dekomposisi dan mendukung keberlanjutan kegiatan di kelompok tani. Secara keseluruhan, kegiatan ini dinilai efektif dalam mendukung upaya perbaikan lahan dan penerapan pertanian berkelanjutan berbasis sumber daya lokal. Diharapkan kegiatan ini dapat dikembangkan lebih lanjut melalui pendampingan berkelanjutan dan penguatan kapasitas kelembagaan petani di tingkat desa.
Copyrights © 2026