Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pergeseran penggunaan Bahasa Lampung pada penutur asal Kabupaten Lampung Utara akibat mobilitas pendidikan dan pekerjaan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mobilitas penduduk menyebabkan berkurangnya penggunaan Bahasa Lampung, meningkatnya dominasi bahasa Indonesia, menurunnya kemampuan berbahasa, berkurangnya rasa percaya diri, serta melemahnya fungsi Bahasa Lampung dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan peran keluarga, pendidikan, komunitas, dan media digital untuk mendukung pemertahanan Bahasa Lampung sebagai identitas budaya.
Copyrights © 2026