Kecemasan pre operasi merupakan masalah yang sering dialami pasien pediatrik akibat keterbatasan pemahaman, rasa takut terhadap lingkungan baru, serta prosedur medis yang akan dijalani. Tingginya kecemasan dapat memengaruhi proses anestesi, menurunkan kerja sama pasien, serta meningkatkan risiko komplikasi dan memperpanjang masa pemulihan. Penanganan kecemasan tidak hanya dilakukan secara farmakologis, tetapi juga memerlukan intervensi nonfarmakologis yang aman dan mudah diterapkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan media audio visual berupa film kartun sebagai teknik distraksi dalam menurunkan kecemasan pre operasi pada pasien pediatrik di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Metode yang digunakan melibatkan 30 pasien pediatrik usia 3-12 tahun yang menjalani operasi elektif, dengan pengukuran tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan skala Modified Yale Preoperative Anxiety Scale. Intervensi dilakukan dengan memutar film kartun selama 10 menit sesuai preferensi pasien. Hasil menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar peserta berada pada kategori cemas berat sebanyak 50,0%, sedangkan setelah intervensi sebagian besar peserta mengalami penurunan menjadi cemas ringan sebanyak 76,7%. Media audio visual berupa film kartun terbukti efektif sebagai intervensi nonfarmakologis yang sederhana, aman, dan mudah diterapkan dalam menurunkan kecemasan pre operasi.
Copyrights © 2026