Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran bank digital dalam meningkatkan inklusi keuangan pada kalangan Generasi Z di Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden mahasiswa Generasi Z berusia 19–25 tahun yang berdomisili di Kota Makassar dan berasal dari berbagai perguruan tinggi, dengan mayoritas responden berasal dari Universitas Bosowa, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Negeri Makassar. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear sederhana, uji hipotesis (uji t), dan koefisien determinasi (R²). Hasil uji validitas menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan memiliki nilai r hitung lebih besar dari r tabel (0,1654), sehingga seluruh instrumen penelitian dinyatakan valid. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,821 untuk variabel Bank Digital dan 0,845 untuk variabel Inklusi Keuangan, yang menunjukkan bahwa instrumen penelitian reliabel. Hasil analisis regresi linear sederhana menghasilkan persamaan Y = 8,214 + 0,653X, yang menunjukkan bahwa bank digital berpengaruh positif terhadap inklusi keuangan. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,10, sehingga bank digital terbukti berpengaruh signifikan terhadap inklusi keuangan pada kalangan Generasi Z di Kota Makassar. Selain itu, hasil koefisien determinasi (R²) sebesar 0,387 menunjukkan bahwa bank digital mampu menjelaskan variasi inklusi keuangan sebesar 38,7%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, bank digital memiliki peran yang penting dalam meningkatkan akses dan pemanfaatan layanan keuangan formal pada kalangan Generasi Z di Kota Makassar.
Copyrights © 2026