Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak ekonomi dari aktivitas pengelolaan sampah terhadap masyarakat di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Makassar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam dengan masyarakat sekitar, pemulung, serta pelaku usaha kecil di kawasan TPA. Hasil penelitian, pengelolaan sampah di TPA Antang Makassar memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar melalui terciptanya lapangan kerja di sektor informal, seperti kegiatan memulung, memilah, dan menjual barang bekas, serta tumbuhnya usaha mikro seperti warung makan yang melayani pekerja TPA. Namun, kontribusi ekonomi ini masih menghadapi kendala signifikan, di antaranya ketidakstabilan pendapatan yang sangat bergantung pada kondisi cuaca dan volume sampah, minimnya jaminan sosial bagi pekerja informal, serta kondisi kebersihan lingkungan yang belum optimal akibat lemahnya pengawasan dan kesadaran bersama. Selain itu, rendahnya keberlanjutan program pengelolaan sampah, seperti terhentinya operasional pengolahan sampah menjadi pupuk dan gas, menyebabkan manfaat ekonomi dan lingkungan belum dirasakan secara maksimal oleh warga. Oleh karena itu, disarankan agar pemerintah daerah dan pengelola TPA segera merumuskan kebijakan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan kebijakan pengelolaan sampah yang lebih terstruktur dan berkelanjutan dari pemerintah, termasuk pengaktifan kembali fasilitas pengolahan sampah dan penciptaan lapangan kerja yang lebih stabil, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar TPA Antang secara jangka panjang.
Copyrights © 2026