Tata kelola teknologi informasi (TI) memiliki peran penting dalam mendukung pengelolaan layanan dan pencapaian tujuan organisasi pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gianyar. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kapabilitas tata kelola TI serta mengidentifikasi kesenjangan dan arah perbaikan pada proses TI yang menjadi fokus evaluasi. Penelitian menggunakan framework COBIT 2019 dengan lima proses, yaitu APO02 (Manage Strategy), APO06 (Manage Budget and Costs), APO07 (Manage Human Resources), BAI01 (Manage Programs and Projects), dan MEA01 (Monitor, Evaluate and Assess Performance and Conformance). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Penilaian aktivitas menggunakan metode NPLF (Not Achieved, Partially Achieved, Largely Achieved, dan Fully Achieved) untuk menentukan capability level setiap proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses APO02, APO06, APO07, BAI01, dan MEA01 berada pada capability level 2 (Managed Process). Dengan target capability level 5 (Optimizing Process), diperoleh kesenjangan sebesar tiga level pada masing-masing proses. Hasil tersebut menunjukkan bahwa proses tata kelola TI telah berjalan dan dikelola, tetapi masih diperlukan penguatan pada aktivitas yang mendukung pencapaian tingkat kapabilitas yang lebih tinggi. Rekomendasi perbaikan diarahkan pada penguatan strategi TI, pengelolaan anggaran dan biaya, sumber daya manusia, program dan proyek, serta monitoring dan evaluasi. Hasil penelitian selanjutnya digunakan sebagai dasar penyusunan tahapan peningkatan kapabilitas tata kelola TI secara bertahap.
Copyrights © 2026