Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Sistem Reservasi Coworking space Berbasis Web Menggunakan Metode Design Thinking Ketut Candra Dipasanti; I Nyoman Tri Anindia Putra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9152

Abstract

Perkembangan layanan digital pada industri coworking space meningkatkan kebutuhan akan sistem reservasi yang efektif, efisien, dan mudah diakses oleh pengguna. Dago Creative Hub sebagai penyedia layanan coworking space masih menerapkan proses reservasi secara manual melalui WhatsApp dan pencatatan langsung, sehingga menimbulkan berbagai kendala seperti kesulitan pengelolaan data, keterlambatan penyampaian informasi jadwal, serta potensi terjadinya kesalahan pencatatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem reservasi berbasis web yang mampu mempermudah proses pemesanan layanan dan meningkatkan kualitas pengelolaan informasi pada coworking space. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Design Thinking yang terdiri dari lima tahapan, yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan test. Sistem dikembangkan menggunakan React.js dan Tailwind CSS dengan fokus pada desain antarmuka yang responsif, interaktif, dan mudah digunakan oleh pengguna maupun admin. Sistem yang dirancang menyediakan fitur reservasi working space, membership, virtual office, dan event space dalam satu platform terintegrasi, serta mendukung penyajian informasi jadwal layanan secara real-time. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan seluruh fitur berjalan sesuai dengan kebutuhan fungsional pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur utama dapat berfungsi dengan baik tanpa ditemukan kesalahan pada proses utama sistem. Dengan adanya sistem reservasi berbasis web ini, proses pengelolaan reservasi di Dago Creative Hub menjadi lebih efektif, terstruktur, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna coworking space.
Pengukuran Tingkat Kapabilitas Tata Kelola Teknologi Informasi pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gianyar Berbasis COBIT 2019 (APO02, APO06, APO07, BAI01, dan MEA01) Ketut Candra Dipasanti; I Gusti Lanang Agung Raditya Putra; Gede Arna Jude Saskara
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13391

Abstract

Tata kelola teknologi informasi (TI) memiliki peran penting dalam mendukung pengelolaan layanan dan pencapaian tujuan organisasi pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gianyar. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kapabilitas tata kelola TI serta mengidentifikasi kesenjangan dan arah perbaikan pada proses TI yang menjadi fokus evaluasi. Penelitian menggunakan framework COBIT 2019 dengan lima proses, yaitu APO02 (Manage Strategy), APO06 (Manage Budget and Costs), APO07 (Manage Human Resources), BAI01 (Manage Programs and Projects), dan MEA01 (Monitor, Evaluate and Assess Performance and Conformance). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Penilaian aktivitas menggunakan metode NPLF (Not Achieved, Partially Achieved, Largely Achieved, dan Fully Achieved) untuk menentukan capability level setiap proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses APO02, APO06, APO07, BAI01, dan MEA01 berada pada capability level 2 (Managed Process). Dengan target capability level 5 (Optimizing Process), diperoleh kesenjangan sebesar tiga level pada masing-masing proses. Hasil tersebut menunjukkan bahwa proses tata kelola TI telah berjalan dan dikelola, tetapi masih diperlukan penguatan pada aktivitas yang mendukung pencapaian tingkat kapabilitas yang lebih tinggi. Rekomendasi perbaikan diarahkan pada penguatan strategi TI, pengelolaan anggaran dan biaya, sumber daya manusia, program dan proyek, serta monitoring dan evaluasi. Hasil penelitian selanjutnya digunakan sebagai dasar penyusunan tahapan peningkatan kapabilitas tata kelola TI secara bertahap.