Stasiun Tebet merupakan salah satu stasiun dengan aktivitas pergerakan penumpang yang cukup tinggi, khususnya pada periode jam sibuk. Tingginya aktivitas penumpang pada peron dapat memengaruhi tingkat kepadatan, kenyamanan, dan keselamatan dalam proses naik dan turun kereta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pelayanan (Level of Service/LOS) peron serta mengidentifikasi potensi risiko keselamatan akibat kondisi celah antara peron dan kereta di Stasiun Tebet. Metode penelitian dilakukan melalui observasi kondisi eksisting, pengumpulan data jumlah penumpang pada periode jam sibuk, pengukuran dimensi peron, serta analisis tingkat pelayanan berdasarkan kepadatan dan ruang efektif peron. Hasil analisis menunjukkan bahwa peron Stasiun Tebet memiliki tingkat pelayanan LOS D, yang menggambarkan kondisi kepadatan dengan ruang gerak penumpang yang mulai terbatas. Selain itu, hasil pengamatan menunjukkan adanya celah antara tepi peron dan pintu kereta sebesar 26 cm, yang berpotensi meningkatkan risiko kesalahan langkah dan kehilangan keseimbangan, terutama ketika terjadi kepadatan penumpang. Sebagai upaya mitigasi, dapat dilakukan optimalisasi plat bancik yang telah tersedia atau penambahan material karet pada tepi peron untuk membantu mengurangi jarak dan perbedaan elevasi pada area perpindahan penumpang. Penanganan kondisi peron perlu dilakukan secara terpadu dengan mempertimbangkan kepadatan penumpang, kondisi geometrik peron, serta aspek keselamatan agar proses naik dan turun kereta dapat berlangsung secara lebih aman, nyaman, dan lancar.
Copyrights © 2026