Sektor konstruksi merupakan pilar utama perekonomian nasional yang menuntut standar keamanan material beton secara ketat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi variabilitas nilai kuat tekan beton serta menganalisis kestabilan proses pengecoran pada Proyek Rumah Tinggal Matera Signature di Gading Serpong. Permasalahan utama yang dikaji adalah fluktuasi mutu di lapangan meskipun material berasal dari batching plant yang sama dengan komposisi seragam. Metode penelitian yang diterapkan adalah Statistical Process Control (SPC) menggunakan peta kendali Individual-Moving Range (I-MR), yang dipilih karena keterbatasan ketersediaan data tunggal tanpa subgrup. Data sekunder berupa 27 hasil uji kuat tekan beton silinder ekuivalen umur 28 hari dianalisis melalui tahap statistik deskriptif dan pemetaan grafik pengendali. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kuat tekan sebesar 339,37 kg/cm² dengan standar deviasi 19,02 kg/cm² dan koefisien variasi sebesar 5,61%. Angka koefisien variasi tersebut mengindikasikan tingkat keseragaman mutu yang sangat baik sesuai standar industri. Analisis pada I-chart dan MR-chart menunjukkan seluruh 27 titik data individu dan 26 rentang bergerak berada di dalam batas kendali. Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah proses produksi dan pengecoran beton pada proyek tersebut telah stabil secara statistik dan memenuhi kriteria keamanan struktur SNI 2847:2019. Implementasi metode SPC terbukti efektif sebagai sistem peringatan dini dalam menjaga konsistensi mutu konstruksi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026