Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konflik kerja dan stres kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Pionir Visual Indonesia. Sumber daya manusia merupakan salah satu aset penting bagi perusahaan yang perlu dikelola secara efektif agar dapat mendukung pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Pionir Visual Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dengan jumlah responden sebanyak 83 orang. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden dan dianalisis menggunakan uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik kerja tidak berpengaruh secara parsial terhadap kinerja karyawan, sedangkan stres kerja juga tidak berpengaruh secara parsial terhadap kinerja karyawan. Namun, konflik kerja dan stres kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa konflik kerja dan stres kerja mampu menjelaskan sebagian variasi kinerja karyawan, sedangkan sebagian besar lainnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dengan demikian, konflik kerja dan stres kerja secara bersama-sama memiliki keterkaitan terhadap kinerja karyawan, sehingga perusahaan perlu memperhatikan pengelolaan konflik dan stres kerja untuk mendukung peningkatan kinerja karyawan secara berkelanjutan. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui komunikasi yang efektif, pembagian tugas yang jelas, serta penciptaan lingkungan kerja yang kondusif dan mendukung produktivitas karyawan.
Copyrights © 2026