Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan kapal penyeberangan di Kota Tual dengan menggunakan metode SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Kota Tual merupakan wilayah kepulauan yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap transportasi laut sebagai sarana penghubung antarpulau, mendukung mobilitas masyarakat, serta menunjang distribusi barang dan kegiatan ekonomi. Pengembangan kapal penyeberangan menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan konektivitas wilayah, terutama dalam mewujudkan pelayanan transportasi yang aman, nyaman, efektif, dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangan kapal penyeberangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur yang berkaitan dengan kondisi transportasi penyeberangan di Kota Tual. Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman sebagai dasar dalam menentukan strategi pengembangan yang tepat. Faktor kekuatan meliputi kebutuhan masyarakat terhadap transportasi laut dan peran kapal penyeberangan dalam meningkatkan konektivitas antarpulau. Kelemahan mencakup keterbatasan fasilitas, kondisi kapal, kualitas pelayanan, dan aspek keselamatan. Peluang meliputi peningkatan aktivitas ekonomi, dukungan pembangunan daerah, serta perkembangan kebutuhan mobilitas masyarakat. Sementara itu, ancaman dapat berupa kondisi cuaca, biaya operasional, persaingan moda transportasi, dan risiko keselamatan. Hasil penelitian diharapkan menghasilkan strategi berupa peningkatan kelayakan kapal, keselamatan pelayaran, kualitas pelayanan, fasilitas pendukung, serta optimalisasi rute dan jadwal penyeberangan. Strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan mendukung pembangunan ekonomi masyarakat Kota Tual.
Copyrights © 2026