Pembiasaan membaca al-Qur’an pada jenjang sekolah dasar berperan penting dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Qur’an sekaligus memperkuat karakter religius peserta didik. Program pembiasaan mengaji sebagai bagian dari kebijakan pendidikan daerah perlu dievaluasi untuk mengetahui kesesuaian antara tujuan dan pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan Program Gowa Caradde’ “Ayo Mengaji” di SD Negeri Paccinongang Unggulan Kabupaten Gowa berdasarkan komponen context, input, process, dan product. Penelitian menggunakan mixed methods dengan desain sequential exploratory dan model evaluasi CIPP. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan peserta didik kelas III, dengan 34 peserta didik kelas III B sebagai subjek tes unjuk kerja. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan data kuantitatif melalui tes unjuk kerja membaca al-Qur’an/Iqra’. Data kualitatif dianalisis melalui kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, sedangkan data kuantitatif dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase, rata-rata, dan kategorisasi. Hasil menunjukkan bahwa aspek context memiliki landasan kebijakan, tujuan jelas, serta sesuai kebutuhan dan visi-misi sekolah. Aspek input didukung guru, peserta didik, waktu, dan sarana, meskipun kompetensi khusus guru masih terbatas. Aspek process terlaksana rutin sebelum pembelajaran, tetapi terkendala perbedaan kemampuan, konsentrasi, dan waktu. Aspek product menunjukkan kemampuan membaca al-Qur’an/Iqra’ kategori baik, dengan fashahah 79%, makhrajul huruf 75%, dan tajwid 67%. Program juga berkontribusi pada kedisiplinan, tanggung jawab, dan keterlibatan keagamaan. Program perlu dipertahankan melalui peningkatan kompetensi guru, pembinaan sesuai kemampuan peserta didik, dan penguatan petunjuk teknis.
Copyrights © 2026