Penelitian ini menganalisis kinerja aparatur desa dalam memberikan pelayanan publik di Desa Bayur Kidul, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan sekretaris desa serta warga yang pernah mengakses layanan administrasi. Analisis menggunakan lima dimensi kinerja organisasi publik, yaitu produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibilitas dan akuntabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan administrasi dasar berjalan secara fungsional, tetapi belum sepenuhnya sistematik. Namun, pelayanan masih terkendala penggunaan komunikasi informal melalui WhatsApp dan ketergantungan pada keberadaan pejabat penandatangan. Warga menilai pelayanan cukup membantu dan responsif, terutama dalam pengurusan administrasi, penanganan keluhan, tetapi waktu tunggu, ketidaklengkapan dokumen, serta sinkronisasi data kependudukan masih menjadi kendala. Akuntabilitas dijaga melalui evaluasi berkala dan musyawarah desa, meskipun pengelolaan layanan berbasis data belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan pelayanan publik desa memerlukan standar pelayanan yang jelas, perangkat digital sederhana, pencatatan pengaduan, sinkronisasi data berkala, serta edukasi masyarakat mengenai persyaratan administrasi.
Copyrights © 2026