Rendahnya tingkat literasi sains dan keterampilan berpikir komputasional di kalangan siswa sekolah dasar di tengah tuntutan abad ke-21 memerlukan intervensi media pembelajaran yang inovatif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan kerangka konseptual rancangan game edukasi berbasis etnosains lahan basah bertajuk "Banjar EcoGuardian" guna melatih kemampuan berpikir komputasional dan literasi sains siswa sekolah dasar secara simultan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) berlandaskan pedoman PRISMA dengan menganalisis 20 artikel ilmiah relevan dari pangkalan data bereputasi (2019–2025) menggunakan teknik analisis isi kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa Game-Based Learning efektif memvisualisasikan konsep sains abstrak dan meningkatkan motivasi belajar; kearifan lokal Banjar terkait ekosistem lahan basah memberikan konteks nyata yang menurunkan beban kognitif; serta integrasi mekanika teka-teki permainan menstimulasi indikator berpikir komputasional (dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma). Disimpulkan bahwa "Banjar EcoGuardian" menawarkan kerangka Ethno-STEM yang valid dan teoretis kuat untuk meningkatkan literasi sains dan logika komputasi siswa, dengan rekomendasi uji empiris lapangan lebih lanjut.
Copyrights © 2026