Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan perilaku pencegahan cedera setelah pemberian edukasi berbasis digital pada atlet pelajar SMP Negeri 2 Kutacane. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan one-group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 25 atlet pelajar yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner perilaku pencegahan cedera sebelum dan setelah pemberian edukasi berbasis digital. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor perilaku pencegahan cedera meningkat dari 62,96 ± 9,396 pada pretest menjadi 68,28 ± 11,991 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 5,32 poin. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor sebelum dan setelah edukasi (t(24) = -5,866; p < 0,001), dengan ukuran efek besar (Cohen's d = 1,17). Edukasi berbasis digital menunjukkan potensi sebagai sarana untuk meningkatkan perilaku pencegahan cedera pada atlet pelajar.
Copyrights © 2026