Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
Vol. 7 No. 1 (2026)

Penggunaan Media Digital dan Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia Dini

Ulfa Arkhetafaza (Institut Agama Islam Al Hikmah Lampung, Indonesia)
Ardi Antoro (Institut Agama Islam Al Hikmah Lampung, Indonesia)
Feri Riski Dinata (Institut Agama Islam Al Hikmah Lampung, Indonesia)



Article Info

Publish Date
21 Aug 2026

Abstract

Paparan media digital telah menjadi bagian dari keseharian anak usia dini, tetapi implikasinya terhadap perkembangan sosial-emosional tidak dapat dijelaskan hanya melalui durasi layar. Artikel ini bertujuan mensintesis bukti ilmiah mengenai hubungan penggunaan media digital dengan regulasi emosi, perilaku, kompetensi sosial, dan kualitas interaksi anak, sekaligus mengidentifikasi kondisi yang memperbesar risiko atau justru mendukung perkembangan. Penelitian menggunakan tinjauan literatur integratif dengan penelusuran artikel peer-reviewed yang relevan melalui basis data dan laman penerbit ilmiah. Literatur dianalisis secara tematik dengan memusatkan perhatian pada durasi dan pola penggunaan, kualitas konten, penggunaan media untuk menenangkan emosi, technoference, pendampingan orang dewasa, serta joint media engagement. Sintesis menunjukkan bahwa penggunaan layar yang tinggi, konten yang tidak sesuai usia, paparan televisi latar, dan penggunaan perangkat yang mengganggu rutinitas interaksi orang tua-anak cenderung berkaitan dengan hasil psikososial yang kurang menguntungkan. Penggunaan perangkat secara berulang sebagai strategi utama untuk menenangkan anak juga berhubungan secara dua arah dengan reaktivitas emosional. Sebaliknya, konten edukatif yang sesuai perkembangan, pendampingan aktif, percakapan selama penggunaan media, dan keterlibatan bersama orang tua dapat mendukung pembelajaran sosial, pengenalan emosi, komunikasi, dan perilaku prososial. Temuan menegaskan bahwa efek media digital bersifat kontekstual: kualitas konten, tujuan, cara penggunaan, dan apa yang tergantikan oleh waktu layar sama pentingnya dengan durasi. Oleh karena itu, teknologi sebaiknya diposisikan sebagai pelengkap, bukan pengganti, interaksi tatap muka, bermain aktif, dan pengalaman sosial anak.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

afeksi

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Social Sciences Other

Description

Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan is one of the media for dissemination of information research results in the field of education which aims to communicate the various results of studies that can serve as the basis of scientific development to create educational innovation that ...