Penelitian ini mengkaji representasi perjuangan pendidikan sebagai strategi mobilitas sosial dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S. Khairen. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan penelitian terdahulu yang masih membahas perjuangan tokoh, nilai moral, nilai sosial, dan pendidikan karakter secara deskriptif, sementara relasi antara kemiskinan, kerja, pendidikan, dan mobilitas sosial belum banyak dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana perjuangan pendidikan tokoh Zenna dan Asrul merepresentasikan strategi mobilitas sosial keluarga miskin. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Data berupa kata, frasa, kalimat, dialog, dan penggalan naratif yang menunjukkan kemiskinan, kerja, pendidikan, tanggung jawab keluarga, dan mobilitas sosial. Data dikumpulkan melalui teknik baca, catat, dan klasifikasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian, interpretasi sosiologis, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan menjadi harapan perubahan status keluarga, tetapi aksesnya ditempuh melalui kerja keras, pengorbanan, dan beban ekonomi. Implikasinya, novel ini memuat kritik sosial terhadap ketimpangan akses pendidikan.
Copyrights © 2026