Prosiding Seminar Hukum Aktual Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia
Vol. 4 No. 4 JULI 2026

Fit and Proper Test DPR: Meritokrasi atau Transaksi Politik?

Hanif Vidi Yuwono (Unknown)
Aditya Perdana (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Aug 2026

Abstract

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memiliki kewenangan untuk melakukan fungsi pengawasan, termasuk pengawasan terhadap uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dalam rekrutmen pejabat publik. Fungsi pengawasan tersebut merupakan bagian dari mekanisme checks and balances yang bertujuan menjamin akuntabilitas penyelenggaraan negara oleh pemerintah. Namun, dalam realitanya, mekanisme fit and proper test yang dilakukan oleh DPR dalam rekrutmen pejabat publik berjalan secara tertutup dan dipenuhi proses politik yang kental ketimbang mengutamakan proses teknokratis. Akibatnya, banyak pejabat publik hasil rekrutmen, yang tidak berintegritas dan tersandung kasus hukum. Penelitian ini mencoba untuk menelaah lebih dalam bagaimana seharusnya fungsi ideal DPR dalam fit and proper test dengan realitas yang terjadi, dan menawarkan bagaimana fungsi pengawasan DPR dalam mekanisme fit and proper test harusnya dijalankan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

psha

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Prosiding Seminar Hukum Aktual Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia merupakan media publikasi karya ilmiah hasil seminar nasional yang mengkaji berbagai permasalahan terkini dalam bidang hukum pidana, hukum perdata, hukum internasional, hukum tata negara, dan hukum administrasi negara. ...