Jurnal Kesehatan Saintika Meditory
Vol 7, No 2 (2024): November 2024

PENGETAHUAN, SIKAP, DAN KESIAPAN PERAWAT PUSKESMAS DALAM PENANGANAN KEGAWATDARURATAN BENCANA DI WILAYAH SUMATERA BARAT

Sari Setiarini (Unknown)
Nurhamidah Rahman (Unknown)
Cyintia Permata Ayu (Unknown)
Bunga Cita Lestari (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Nov 2024

Abstract

Sumatera Barat merupakan wilayah dengan risiko multi-bencana tinggi akibat zona subduksi megathrust Mentawai–Siberut yang berpotensi menimbulkan gempa bermagnitudo hingga 8,9 dan tsunami setinggi lebih dari tiga meter di wilayah pesisir. Perawat Puskesmas memiliki peran strategis sebagai responder awal sebelum bantuan dari rumah sakit rujukan tiba, namun sintesis literatur yang komprehensif mengenai pengetahuan, sikap, dan kesiapan mereka pada konteks layanan kesehatan primer di Indonesia masih terbatas. Tujuan: Mensintesis bukti ilmiah mengenai pengetahuan, sikap, dan kesiapan perawat dalam penanganan kegawatdaruratan bencana, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta relevansinya terhadap konteks Puskesmas Belimbing dan wilayah Sumatera Barat. Metode: Penelitian ini merupakan Systematic Literature Review yang mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Pencarian dilakukan pada PubMed, ScienceDirect, ProQuest, Google Scholar, dan Garuda menggunakan kombinasi kata kunci Boolean: (“nurses”) AND (“disaster preparedness”) AND (“knowledge”) AND (“attitude”) AND (“emergency response”) AND (“primary health care”) AND (“Indonesia”). Artikel disaring berdasarkan kriteria inklusi-eksklusi dan dinilai kualitas metodologisnya menggunakan pendekatan Joanna Briggs Institute (JBI), kemudian disintesis secara naratif. Hasil: Sebanyak 18 artikel (13 studi primer dan 5 artikel tinjauan) memenuhi kriteria inklusi. Tingkat pengetahuan perawat bervariasi (kategori baik berkisar 48–69%), sikap cenderung lebih positif dibanding pengetahuan dan praktik, serta kesiapan secara konsisten berhubungan dengan riwayat pelatihan dan pengalaman menghadapi bencana sebelumnya. Studi di Kota Padang menunjukkan kesiapsiagaan perawat Puskesmas tergolong cukup baik secara agregat, namun literatur spesifik pada level Puskesmas Belimbing belum ditemukan. Kesimpulan: Pengetahuan dan pelatihan merupakan prediktor konsisten kesiapan perawat, sementara sikap positif belum tentu diikuti kesiapan praktis yang memadai. Kesenjangan riset pada level Puskesmas spesifik di zona risiko megathrust Sumatera Barat membuka peluang penelitian primer lanjutan, khususnya di Puskesmas Belimbing.Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Kesiapan, Perawat, Bencana.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

meditory

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Kesehatan Saintika Meditory adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika dua kali setahun pada setiap bulan Mei dan November. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan ...