Abstrak Anemia pada kehamilan masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia. di Kabupaten Pringsewu pada tahun 2024, prevalensi anemia ibu hamil tercatat 11% di Banyumas, 10,5% di Wates, dan 9,90% di Rejosari. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi. Untuk mencegahnya, ibu hamil disarankan menerapkan pola hidup sehat, rutin mengonsumsi makanan kaya zat besi serta tablet Fe, dan melakukan pemeriksaan kehamilan (ANC) sejak dini demi kesehatan ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk diketahui hubungan pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan konsumsi tablet zat besi (Fe) di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Wates Pringsewu. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional menggunakan uji Chi Square. Penelitian dilaksanakan di UPTD Puskesmas Wates Pringsewu pada April - Mei 2026. Populasi dalam penelitian ini adalah I ibu hamil di Desa Pekon Wates Gading Rejo. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar 28 responden (65,1%) termasuk dalam kategori kurang, sedangkan 15 responden (34,9%) termasuk dalam kategori baik. Kemudian sebanyak 13 responden (30,2%) termasuk dalam kategori patuh, 16 responden (37,2%) termasuk kategori cukup patuh, dan 14 responden (32,6%) termasuk kategori tidak patuh. Analisis bivariat membuktikan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan konsumsi tablet zat besi (p-value = 0,001). Petugas kesehatan di UPTD Puskesmas Wates Pringsewu diharapkan dapat meningkatkan edukasi tentang anemia dan pentingnya konsumsi tablet zat besi (Fe) secara rutin untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil. Kata kunci : Ibu hamil, pengetahuan, kepatuhan, anemia, tablet zat besi (Fe)
Copyrights © 2026