Abstrak Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Salah satu permasalahan dalam pengelolaan DM adalah rendahnya kepatuhan pasien terhadap pengobatan. Puskesmas Ngronggot mengembangkan PIA Manis (Pelayanan Integritas Kencing Manis) sebagai inovasi pelayanan terpadu untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan pasien DM. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh PIA Manis terhadap kepatuhan pengobatan pasien DM di Puskesmas Ngronggot Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan melibatkan 96 pasien DM yang dibagi menjadi kelompok intervensi sebanyak 48 responden dan kelompok kontrol sebanyak 48 responden. Kelompok intervensi mendapatkan PIA Manis dan dilakukan pengukuran pre-test dan post-test, sedangkan kelompok kontrol hanya dilakukan pengukuran post-test. Variabel independen adalah PIA Manis, sedangkan variabel dependen adalah kepatuhan pengobatan. Analisis pre-test dan post-test kelompok intervensi menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test, sedangkan perbandingan post-test antara kelompok intervensi dan kontrol menggunakan Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 81,3% responden kelompok kontrol memiliki kepatuhan rendah. Pada kelompok intervensi, 91,7% responden memiliki kepatuhan rendah saat pre-test, sedangkan saat post-test 66,7% memiliki kepatuhan sedang dan 33,3% memiliki kepatuhan tinggi. Hasil uji Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan perbedaan signifikan antara pre-test dan post-test pada kelompok intervensi (Z = -6,184; p < 0,001). Uji Mann-Whitney U menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol pada post-test (Z = -8,009; p < 0,001). Dengan demikian, PIA Manis berpengaruh terhadap kepatuhan pengobatan pasien DM di Puskesmas Ngronggot Kabupaten Nganjuk. PIA Manis diharapkan dapat dipertahankan dan dikembangkan sebagai model pelayanan terpadu dalam pengelolaan pasien DM di pelayanan kesehatan primer. Kata kunci: Diabetes melitus, PIA Manis, kepatuhan pengobatan, pelayanan kesehatan primer
Copyrights © 2026