Abstrak Kualitas hidup merupakan salah satu indikator penting dalam keberhasilan pelayanan pasien hemodialisis karena terapi hemodialisis yang berlangsung jangka panjang dapat memengaruhi kondisi fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien hemodialisis di Rumah Sakit Bina Sehat Kabupaten Jember. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 67 pasien hemodialisis yang dipilih sesuai kriteria penelitian. Variabel yang dianalisis meliputi usia, jenis kelamin, pengetahuan, komorbiditas, dan status gizi, sedangkan kualitas hidup diukur menggunakan WHOQOL-BREF. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Spearman dan Chi-square sesuai karakteristik data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (88,1%), status gizi normal (62,7%), dan kualitas hidup berada pada tingkat sedang berdasarkan rerata domain. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan kualitas hidup (p=0,380), jenis kelamin dengan kualitas hidup (p=0,513), pengetahuan dengan kualitas hidup (p=0,950), maupun status gizi dengan kualitas hidup (p=0,690). Variabel komorbiditas tidak dapat dianalisis secara statistik karena seluruh responden memiliki komorbiditas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor usia, jenis kelamin, pengetahuan, dan status gizi tidak berhubungan secara signifikan dengan kualitas hidup pasien hemodialisis. Diperlukan perhatian terhadap faktor lain yang berpotensi memengaruhi kualitas hidup pasien hemodialisis. Kata kunci : Kualitas Hidup, Hemodialisis, Gagal Ginjal
Copyrights © 2026