HEALTHY: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Vol. 5 No. 4 (2026)

KNOWLEDGE, ATTITUDES, AND WASTE-BIN AVAILABILITY ASSOCIATED WITH WASTE SORTING AMONG VENDORS AT X

Sadya Bustomi (Public Health Study Program, Universitas Faletehan)
Puji Eka Mathofani (Public Health Study Program, Universitas Faletehan)
Annissa Annissa (Public Health Study Program, Universitas Faletehan)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2026

Abstract

Waste sorting in temporary public spaces is an important component of environmental health management, yet waste-sorting practices among Car Free Day (CFD) vendors remain suboptimal. This study aimed to analyze the associations of knowledge, attitudes, and waste-bin availability with waste-sorting practices among vendors at X. A quantitative analytic study with a cross-sectional design was conducted from May to July 2026 at X. The accessible population consisted of 200 vendors listed in the 2026 CFD vendor roster. The minimum sample size was calculated using the Slovin formula with a 10% margin of error, resulting in 67 respondents. Sample quotas were determined through proportional allocation across vendor categories, followed by purposive selection of eligible respondents within each category. Data were collected using a structured questionnaire administered through face-to-face interviews and supported by field observations. Univariate and bivariate analyses were performed using Pearson’s chi-square test at a 5% significance level. The strength of associations was expressed as odds ratios (ORs) with 95% confidence intervals (CIs). Overall, 37 vendors (55.2%) had good waste-sorting practices. Poor knowledge was significantly associated with poor waste-sorting practices (p = 0.001; OR = 10.333; 95% CI: 3.247–32.888). Unfavorable attitudes were also significantly associated with poor waste-sorting practices (p = 0.001; OR = 8.369; 95% CI: 2.553–27.438). In addition, inadequate waste-bin availability was significantly associated with poor waste-sorting practices (p = 0.028; OR = 3.086; 95% CI: 1.112–8.559). The findings indicate that knowledge, attitudes, and waste-bin availability are associated with waste-sorting practices among CFD vendors. These findings support the implementation of practical waste-sorting education and the provision of accessible, appropriate, and clearly labeled separated waste bins in CFD areas. Because of the cross-sectional design, the observed associations should not be interpreted as causal relationships. ABSTRAK Pemilahan sampah di ruang publik sementara merupakan bagian penting dalam pengelolaan kesehatan lingkungan, tetapi praktik pemilahan sampah pada pedagang Car Free Day (CFD) masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, dan ketersediaan tempat sampah dengan praktik pemilahan sampah pada pedagang di X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional dan dilaksanakan pada Mei–Juli 2026 di X. Populasi terjangkau terdiri atas 200 pedagang yang tercatat dalam daftar pedagang CFD tahun 2026. Besar sampel minimum dihitung menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10% dan diperoleh 67 responden. Kuota sampel ditentukan melalui proportional allocation berdasarkan kategori pedagang, kemudian responden dalam setiap kategori dipilih menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur melalui wawancara tatap muka dan didukung observasi lapangan. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Pearson chi-square dengan tingkat signifikansi 5%. Kekuatan hubungan disajikan dalam bentuk odds ratio (OR) dengan interval kepercayaan (IK) 95%. Sebanyak 37 pedagang (55,2%) memiliki praktik pemilahan sampah yang baik. Pengetahuan yang kurang berhubungan signifikan dengan praktik pemilahan sampah yang kurang baik (p = 0,001; OR = 10,333; IK 95%: 3,247–32,888). Sikap yang tidak mendukung juga berhubungan signifikan dengan praktik pemilahan yang kurang baik (p = 0,001; OR = 8,369; IK 95%: 2,553–27,438). Selain itu, ketersediaan tempat sampah yang tidak memadai berhubungan signifikan dengan praktik pemilahan yang kurang baik (p = 0,028; OR = 3,086; IK 95%: 1,112–8,559). Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap, dan ketersediaan tempat sampah berhubungan dengan praktik pemilahan sampah pada pedagang CFD. Temuan ini mendukung perlunya edukasi praktis mengenai pemilahan sampah serta penyediaan tempat sampah terpilah yang mudah diakses, sesuai, dan diberi label jelas di area kegiatan CFD. Karena menggunakan desain cross-sectional, hubungan yang ditemukan tidak dapat diinterpretasikan sebagai hubungan sebab-akibat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

healthy

Publisher

Subject

Description

HEALTHY: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam disiplin ilmu yang berkaitan dengan Ilmu ...