Penelitian tentang teknologi konstruksi terus dikembangkan dengan tujuan dapat menghasilkan teknologi konstruksi yang tepat guna. Dalam penelitian ini menggunakan agregat yang bersumber dari Sungai Tanralili yang terletak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Kalsium karbonat (CaCO3) sebagai bahan subtitusi semen dan menambahkan abu bunga pinus sebagai aditif dalam campuran beton. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai kekuatan tekan, kekuatan tarik belah, dan kekuatan lentur beton yang mengandung kalsium karbonat dan abu bunga pinus. Metode Pengujian kuat tarik belah,kuat tekan, kuat lentur dilakukan pada benda uji umur 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa setelah 28 hari, hasil kekuatan tekan adalah sebagai berikut untuk variasi: (beton standar + 10% CaCO3) menghasilkan 26.580 MPa, (5% abu bunga pinus + 10% CaCO3) menghasilkan 27.360 MPa, (7,5% abu bunga pinus + 10% CaCO3) menghasilkan 26.242 MPa, dan (10% abu bunga pinus + 10% CaCO3) menghasilkan 24.246 MPa. Hasil uji kekuatan tarik belah menunjukkan nilai masing-masing sebesar 2,734 MPa, 2,923 MPa, 2,640 MPa, dan 2,498 MPa. Sedangkan untuk kekuatan lentur, hasilnya adalah 3,092 MPa, 3,146 MPa, 2,983 MPa, dan 2,766 MPa.
Copyrights © 2026