ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin
Vol. 4 No. 8 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2026

Hubungan Antara Faktor Sosio-Demografi dan Faktor Lingkungan Serta Perilaku dengan Kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Simalingkar

Heriaty Brutu (Poltekkes Kemenkes Medan, Indonesia)
Susanti Br Perangin-angin2 (Poltekkes Kemenkes Medan, Indonesia)
Erba Kalto Manik3 (Poltekkes Kemenkes Medan, Indonesia)
Jernita Sinaga4 (Poltekkes Kemenkes Medan, Indonesia)
Marina Br Karo (Poltekkes Kemenkes Medan, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Aug 2026

Abstract

Diare masih menjadi salah satu penyebab utama kesakitan pada balita di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Simalingkar. Berbagai faktor karakteristik ibu, kondisi sanitasi, dan perilaku kesehatan diduga berperan terhadap kejadian diare sehingga perlu dikaji untuk mendukung upaya pencegahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan umur ibu, umur balita, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, sarana jamban keluarga, pengelolaan sampah, kebiasaan cuci tangan pakai sabun (CTPS), dan perilaku ibu dengan kejadian diare pada balita. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel 124 ibu yang memiliki balita. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur ibu (p=0,000; OR=0,159; 95%CI=0,067–0,378) dan kebiasaan CTPS (p=0,000; OR=0,192; 95%CI=0,078–0,471) berhubungan signifikan dengan kejadian diare. Sementara itu, umur balita, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, sarana jamban keluarga, pengelolaan sampah, dan perilaku ibu tidak menunjukkan hubungan bermakna (p>0,05). Disimpulkan bahwa peningkatan praktik CTPS serta edukasi kesehatan terutama pada ibu usia muda perlu diprioritaskan sebagai strategi pencegahan diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Simalingkar.

Copyrights © 2026