Kajian ini menelaah perkembangan diskusi ilmiah tentang wing-in-ground (WIG) craft sebagai sistem moda transportasi hibrida yang menjembatani domain penerbangan dan maritim. Dengan menggunakan pendekatan systematic literature review, artikel ini mensintesis literatur mutakhir mengenai konseptualisasi WIG, karakteristik keselamatan, performa operasional, tata kelola sertifikasi, serta kesiapan kompetensi operator. Hasil kajian menunjukkan bahwa WIG memiliki potensi penting sebagai moda mobilitas pesisir dan kepulauan karena mampu memanfaatkan ground effect untuk meningkatkan efisiensi aerodinamika, mengurangi hambatan, dan memperluas akses pada wilayah yang terbatas infrastruktur. Namun, pemanfaatannya masih dibatasi oleh fragmentasi regulasi, bukti empiris operasional yang terbatas, serta belum matangnya kerangka pelatihan lintas-domain. Sintesis ini menegaskan bahwa kesiapan teknologi WIG harus dikembangkan bersamaan dengan kesiapan manusia, standar sertifikasi, sistem pelatihan berbasis kompetensi, serta harmonisasi tata kelola transportasi udara dan laut. Temuan ini memberikan dasar konseptual bagi pengembangan kebijakan, riset lanjutan, dan eksperimen operasional yang aman untuk penerapan WIG di sektor sipil maupun pertahanan
Copyrights © 2026