Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan dengan karakteristik transaksi keuangan yang beragam dan kompleks, sehingga memerlukan penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Penerapan SAK, khususnya PSAK No.1 tentang Penyajian Laporan Keuangan, bertujuan menghasilkan laporan keuangan yang relevan, andal, dapat diperbandingkan, serta bermanfaat sebagai dasar pengambilan keputusan bagi para pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan siklus akuntansi dalam penyusunan laporan keuangan, mengidentifikasi komponen laporan keuangan yang disajikan, serta mengevaluasi kesesuaian penyajian dan pengungkapan laporan keuangan Rumah Sakit XYZ Kabupaten Sidoarjo berdasarkan PSAK No.1. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis terhadap dokumen laporan keuangan rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Sakit XYZ telah menerapkan siklus akuntansi secara sistematis mulai dari proses identifikasi transaksi, pencatatan, penggolongan, pengikhtisaran, penyesuaian, hingga penyusunan laporan keuangan. Laporan keuangan yang disusun meliputi laporan posisi keuangan, laporan aktivitas (laba rugi), laporan arus kas, serta Catatan atas Laporan Keuangan. Namun demikian, hasil analisis menunjukkan bahwa pengungkapan dalam Catatan atas Laporan Keuangan belum sepenuhnya memenuhi ketentuan PSAK No.1 karena masih didominasi oleh ringkasan kebijakan akuntansi dan belum mengungkapkan informasi secara rinci mengenai akun-akun material. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi dan penyempurnaan secara berkelanjutan terhadap sistem pelaporan keuangan serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia agar kualitas, transparansi, dan akuntabilitas laporan keuangan semakin meningkat.
Copyrights © 2026