Populasi kucing dan anjing terlantar di Indonesia terus meningkat setiap tahun, sementara di sisi lain minat masyarakat untuk memelihara hewan juga menunjukkan tren yang naik. Kesenjangan antara hewan yang membutuhkan tempat tinggal dan calon pengadopsi yang belum terhubung dengan informasi yang memadai menjadi salah satu penyebab proses adopsi berjalan tidak efisien, sementara kebutuhan penunjang seperti aksesoris dan donasi juga masih tersebar di berbagai platform yang terpisah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah sistem informasi e-commerce adopsi hewan peliharaan berbasis web bernama Let's Adopt Indonesia, yang mempertemukan calon pengadopsi dengan hewan yang tersedia sekaligus menyediakan fitur transaksional berupa penjualan aksesoris hewan, donasi dan pendataan relawan dalam satu platform terpusat. Sistem dikembangkan menggunakan model waterfall dengan tahapan analisis kebutuhan, desain, implementasi dan pengujian, dengan memanfaatkan PHP dan MySQL sebagai teknologi utama. Pengujian dilakukan dengan metode black box testing terhadap fitur-fitur utama, mulai dari autentikasi pengguna, pengajuan formulir adopsi, pengelolaan data hewan dan aksesoris pada sisi admin, hingga pencatatan riwayat transaksi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh 11 dari 11 skenario pengujian (100%) dinyatakan valid sebagaimana dirangkum pada Tabel 1, yang berarti fungsi autentikasi, pengajuan adopsi, pengelolaan data hewan dan aksesoris, serta pencatatan transaksi berhasil dijalankan tanpa kesalahan sesuai dengan rancangan sistem. Sistem ini diharapkan dapat menjadi alternatif platform adopsi yang lebih terpusat dan mudah diakses dibandingkan penyebaran informasi adopsi yang selama ini tersebar di berbagai media sosial.
Copyrights © 2026