Kapasitor bank merupakan komponen penting dalam sistem kelistrikan bandara yang berfungsi memperbaiki faktor daya, namun rentan mengalami kegagalan akibat panas berlebih (overheating) yang sulit terdeteksi sejak dini karena minimnya sistem pemantauan otomatis. Penelitian ini bertujuan merancang bangun sistem monitoring kondisi kapasitor bank berbasis Internet of Things (IoT) untuk memantau parameter suhu, tegangan, dan arus secara real-time sebagai upaya deteksi dini kegagalan. Sistem dibangun menggunakan mikrokontroler ESP32 yang diintegrasikan dengan sensor suhu DS18B20 dan sensor listrik PZEM-004T. Data sensor dikirim melalui jaringan Wi-Fi menuju Blynk menggunakan protokol MQTT untuk ditampilkan pada dashboard, serta menuju Google Sheets menggunakan protokol HTTP sebagai media pencatatan riwayat data. Sistem dilengkapi notifikasi otomatis melalui Telegram Bot yang aktif apabila nilai parameter melampaui ambang batas yang ditentukan. Pengujian dilakukan di Laboratorium Kelistrikan Politeknik Penerbangan Indonesia Curug dengan membandingkan hasil pembacaan sensor terhadap alat ukur standar (multimeter dan clamp meter). Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor DS18B20 memiliki tingkat akurasi sebesar 99,51% dan sensor PZEM-004T sebesar 99,79% untuk parameter tegangan serta 97,34% untuk parameter arus, dengan sistem notifikasi Telegram yang bekerja secara andal dan responsif. Hasil ini membuktikan bahwa sistem yang dirancang mampu menjadi alat bantu pemantauan kondisi kapasitor bank secara jarak jauh, akurat, dan efisien, sehingga berpotensi mendukung upaya mitigasi risiko kegagalan kelistrikan pada fasilitas bandara.
Copyrights © 2026